Skip to content

Dalam Waktu Tiga Hari Lagi, Negara Iran Bebas Dari Jerat Embargo

Written by

author

Negara Iran sebentar lagi akan terbebas dari cengkraman negara Amerika Serikat (AS), dimana setelah lebih dari 40 tahun masa sanksi embargo ekonomi dan senjata yang saat ini telah membelenggu. Tetapi hanya tingga sepekan lagi, dimana Negeri Mullah ini akan kembali melakukan kerja ekonomi, serta penjualan maupun pembelian senjata dengan dunia internasional.

Dimana sanksi terakhir telah dijatuhi kepada negara Iran di tanggal 20 Juli 2015 lalu. Lima negara anggota tetap di Dewan keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (SK PBB) juga telah resmi menjatuhkan sanksi larangan atas penjualan maupun pembelian senjata kepada negara Iran.

Setelah melewati lima tahun, simana masa sanksi embargo negara Iran akan berakhir. Dan jerat sanksi akan sepenuhnya lepas membeli negara Iran di tanggfal 18 Oktober 2020 yang akan datang. Saeed Khatibzadeh merupakan juru bicara kementerian luar negeri Iran yang telah memastikan bahwa waktu tersebut merupakan hari resmi berakhirnya masa sanksi embargo.

Saeed Khatibzadeh telah memastikan bahwa sanksi embargo di negara Iran seusai dengan resolusi 2231 Dewan Kemananan PBB, Resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB telah mendukung Rencana Aksi Kompeherensif Bersama (JCPOA), tentang program nuklir di negara Iran. Selain itu, Saeed Khatibzadeh juga mengatakan bahwa semua perbatasan senjata akan dicabut pada tanggal 18 Oktober 2020 menurut hasil dari resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB.

Berakhirnya masa sanksi embargo senjata negata Iran jelas akan menjadi sebuah ancaman bagi negara Amerika Serikat. Hal ini dikarenakan Amerika Serikat tetap menginginkan perpanjangan sanksi terhadap negara Iran. Tetapi, keputusan dari Presiden Amerika Seriokat, yaitu Donald Trump akan menarik negara Amerika Serikat daripada perjanjian JCPOA yang akan memunculkan sikap PBB pada tahun 2018. PBB juga telah menolak insiasi Donald Trump yang tengah ingin menlanjutkan sanksi senjata embargo terhadap negara Iran.

Tetapi meskipun begini, usaha negara Amerika Serikat dalam menghimpun dukungan daripada negara negara lain untuk memperpanjang sanksi daripada embargo senjata negara Iran. Tetapi ternyata hal ini nyatanya gagal dilakukan oleh presiden Amerika Serikat. Dimana Saeed Khatibzadeh rtelah mengucapkan secara tegas dalam meastikan bahwa Washington telah gagal membendung kebebasan daripada negara iran.

Saeed Khatibzadeh telah mengatakan bahwa hal ini adalah kegagalan Washington dan meskipun mereka menggunakan pelecehan, ancaman, maupun pelanggaran hukum internasional. Hal ini juga telah menunjukkan bahwa negara Amerika Serikat tidak sekuat dan setangguh seperti yang telah mereka nyatakan sendiri.

Hasil kebebasan negara Iran ini akan menjadi ancaman bagi negara Amerika Serikat maupun Israel. Negara Israel juga meminta untuk diizinkan bertindak bebas atas negara Iran. Hal ini seperti yang telah dikatakan oleh Perdana Menteri Negara Israel, yaitu Benjamin Netanyahu saat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Sochi untuk membahas seputar koordinasi keamanan yang terjadi di Suriah.

Setelah kebebasan negara Iran atas sanksi embargo senjata ini akan ada hal apalagi yang terjadi? Akankah antar negara ini akan semakin memanas dan menimbulkan konflik yang lebih besar daripada sebelumnya? Akankah antar negara ini akan berdamai dan saling menciptakan kerjasama yang baru? Tunggu kabar berita terhadap negara Iran terbaru dari kami. Sekian informasi ini telah kami sampaikan seputar berita terbaru negara Iran. Demikian informasi ini kami sampaikan, terima kasih sobat sekalian!

Previous article

Negara Rusia Bukan Peluang Menjual S-400 ke Negara Iran

Next article

Sikap Iran Atas UEA & Bahrain

Join the discussion

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *