Skip to content

Misteri Adanya Sebuah Ledakan Besar di Iran

Written by

author

Citra satelit menunjukkan adanya sebuah ledakan dahsyat yang terjadi di kota Parchin, timur Teheran, Iran, yang berasal dari situs rudal di daerah pegunungan sebelah Timur atau terowongan bawah tanah. Di mana terowongan tersebut disinyalir merupakan sumber sebuah ledakan yang mengguncang ibu kota Iran. Parchin merupakan pangkalan militer Iran yang pada awal tahun 2000-an dilaporkan menjadi salah satu lokasi uji coba perangkat nuklir.

Beberapa jam setelah ledakan, juru bicara Kementerian Pertahanan Davood Abdi menyiarkan sebuah segmen kepada stasiun televisi pemerintah bahwa ledakan terjadi di fasilitas penyimpanan tabung gas di area publik dan bukan di pangkalan militer.

Dia mengklaim kobaran api telah dipadamkan dan tidak ada korban jiwa. Namun, dia tidak memberikan rincian penjelasan tentang penyebab ledakan besar tersebut.  “Rekan-rekan kami hadir di lapangan dan menyelidiki insiden itu dengan cermat,” kata Abdi (Juru Bicara Kementerian Pertahanan Iran Davood Abdi).

Abdi juga mengatakan situs itu sebagai “area publik”. Hanya saja adanya pertanyaan yang muncul, mengapa pejabat militer yang turun dan bukan petugas pemadam kebakaran sipil.

Namun, foto dari satelit Sentinel-2 Komisi Eropa menunjukkan bahwa lokasi ledakan tepat di area Pegunungan Alborz, timur Teheran. Para analis citra satelit meyakini ledakan itu berasal dari terowongan bawah tanah yang jadi lokasi produksi rudal. Ledakan itu diduga telah membakar ratusan meter semak belukar.

Stasiun televisi pemerintah Iran bergegas menyiarkan sebuah segmen dari apa yang digambarkan sebagai situs ledakan. Salah satu jurnalisnya yang berdiri di depan tabung gas yang tampak besar dan menghitam, meskipun kameranya tetap fokus dan tidak menunjukkan apa pun di sekitar lokasi.

Area penyimpanan gas yang berada di dekat para analis gambarkan sebagai fasilitas rudal Khojir Iran. Fabian Hinz, peneliti di James Martin Center for Nonproliferation Studies di Middlebury Institute of International Studies di Monterey, California, seperti dikutip Fox News, mengatakan ledakan itu tampaknya menghantam sebuah fasilitas untuk Grup Industri Shahid Bakeri yang membuat roket berbahan bakar padat pada hari ini Senin, 29 Juni 2020.

Pusat Studi Strategis dan Internasional yang berbasis di Washington mengidentifikasi Khojir sebagai situs banyak terowongan, yang beberapa di antaranya diduga digunakan untuksebagai perakitan senjata. Bangunan industri besar di lokasi yang terlihat dari foto-foto satelit juga menggambarkan kegiatan yang mirip perakitan rudal yang ada di sana.

Badan Intelijen Pertahanan (DIA) Amerika Serikat mengatakan Iran secara keseluruhan memiliki program fasilitas bawah tanah terbesar di Timur Tengah.  “Situs-situs tersebut mendukung sebagian besar segi kemampuan rudal balistik Teheran, termasuk kekuatan operasional dan pengembangan rudal dan program produksi,” kata DIA dalam laporan tahun 2019.

Para pejabat Iran sendiri juga mengidentifikasi situs itu berada di Parchin, rumah bagi pangkalan militer di mana Badan Energi Atom Internasional (IAEA) sebelumnya mengatakan mereka mencurigai Iran melakukan tes pemicu ledakan yang dapat digunakan pada senjata nuklir.

Iran telah lama membantah mencari senjata nuklir, meskipun IAEA sebelumnya mengatakan Iran telah melakukan pekerjaan dalam mendukung kemungkinan dimensi militer untuk program nuklirnya, yang sebagian besar dihentikan pada akhir tahun 2003 lalu.

Kekhawatiran Barat atas program atom Iran menyebabkan sanksi dan akhirnya berujung pada kesepakatan nuklir 2012 antara Teheran dengan negara-negara kekuatan dunia. Namun, AS di bawah Presiden Donald Trump secara sepihak menarik diri dari perjanjian itu pada bulan Mei 2018, yang mengarah pada konflik memanas antara kedua negara tersebut.

Previous article

Tempat Bersejarah Iran Yang Terancam Jika Perang

Next article

Iran Merilis Surat Penangkapan Presiden Amerika atas Pembunuhan Komandan Pasukan Quds

Join the discussion

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *