Skip to content

Roket Milisi Iran Salah Sasaran Target Pelesatan

Dua roket milisi milik negara Iran dengan menujukan target diplomat dan tentara Amerika Serikat berada di kawasan Zona Hijau Baghdad, Irak. Pasukan keamanan negara Irak pada Minggu, 05 Juli 2020 mengatakan serangan tersebut terjadi lebih dari seminggu sejak penangkapan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mencegah insiden serupa terjadi kembali.

Dari bulan Oktober 2019, para diplomat dan pasukan AS di seluruh negara Irak menjadi sasaran serangan sekitar tiga lusin rudal oleh Washington dipersalahkan atas faksi-faksi bersenjata pro-Iran. Dalam langkah pertama, pasukan elit Irak pada akhir Juni 2020 menangkap lebih dari selusin milisi yang didukung Teheran.

Diduga sedang merencanakan serangan baru di Zona Hijau Baghdad, rumah bagi AS dan kedutaan besar asing lainnya. Pejabat pemerintah Irak mengatakan serangan itu akan berfungsi sebagai pesan untuk mencegah adanya serangan yang akan terjadi di masa depan.

Militan melakukan upaya lain pada kemarin Minggi, 05 Juli 2020. Salah satu roket yang ditembakkan di Zona Hijau mendarat di dekat sebuah rumah, melukai seorang anak, menurut militer Irak. “Pada saat yang sama, pasukan kami mampu menggagalkan serangan lain dan telah menyita roket serta peluncur Katyusha yang telah menargetkan pangkalan Taji di utara Baghdad,” ucap tambahnya.

Taju tempat pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat berpangkalan. Pada Maret 2020, dua orang Amerika dan satu tentara Inggris telah tewas setelah rentetan roket di Camp Taji. Upaya tersebut dilakukan hanya beberapa jam setelah kedutaan AS menguji sistem pertahanan roket baru yang dikenal sebagai C-RAM yang mampu memindai proyektil yang masuk dan meledak di udara dengan memuntahkan beribu peluru per-menitnya.

Wakil Ketua Parlemen, Hassan al-Kaabi mengecam sebagai tindakan provokatif dan tidak dapat diterima, karena dapat menempatkan daerah perumahan dalam bahaya. Irak telah lama terjebak antara dua sekutu utamanya Iran dan AS, musuh bebuyutan yang hubungannya semakin hancur sejak Washington menarik diri dari kesepakatan nuklir dengan Teheran tahun 2018.

Baghdad dengan hati-hati menyeimbangkan hubungan dengan kedua negara, tetapi tembakan roket yang berulang kali berisiko mengguncang hubungan keduanya. AS menyalahkan serangan terhadap Kataeb Hezbollah, sebuah faksi yang didukung Teheran dalam jaringan unit-unit bersenjata yang disponsori negara Irak yang dikenal sebagai Hashsha-Shaabi.

Washington telah menuntut pemerintah Irak untuk lebih keras terhadap kelompok tersebut. Pasukan lokal yang sudah lama ragu, takut tindakan langsung terhadap aktor sekuat itu akan menghadapi konfrontasi yang lebih luas.

Tetapi bulan lalu, pasukan keamanan melakukan serangan pertama terhadap pangkalan Kataeb Hizbullah di tepi Baghdad, merebut roket dan menangkap 14 milisi yang diduga merencanakan serangan di Zona Hijau.

Langkah itu dielu-elukan oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. Pompeo juga mengatakan kelompok-kelompok nakal, satu-satunya penghalang terbesar untuk bantuan tambahan atau investasi ekonomi untuk negara Irak. “Tindakan Baghdad adalah langkah ke arah yang benar dan kami memuji mereka,” katanya pekan lalu.

Namun dalam beberapa hari semuanya kecuali satu milisi dibebaskan dan beberapa terlihat membakar bendera AS dan Israel serta menginjak gambar Perdana Menteri Irak, Mustafa al-Kadhemi. Kadhemi berulang kali bersumpah untuk mengakhiri tembakan rudal dan serangan berkelanjutan yang dipandang sebagai tantangan bagi otoritasnya. Kataeb Hezbollah secara khusus sangat curiga terhadap Kadhemi, menuduhnya terlibat dalam pembunuhan AS Jenderal Iran Qasem Soleimani dan wakil kepala Hash dalam serangan drone bulan Januari 2020 di Baghdad.

Kelompok ini pertama kali mulai memerangi pasukan AS pada tahun 2003, setelah invasi pimpinan Amerika untuk menjatuhkan Saddam Hussein. Menurut pakar paramiliter Michael Knights, itu merupakan sekutu Irak bersenjata Korps Pengawal Revolusi Iran, yang oleh Washington telah ditetapkan sebagai kelompok teroris.

Iran Merilis Surat Penangkapan Presiden Amerika atas Pembunuhan Komandan Pasukan Quds

Negara Iran telah mengeluarkan surat perintah penangkapan Presiden Amerika Serikat (AS), yaitu Presiden Donald Trump atas masalah pembunuhan sosok jenderal yang paling berpengaruh di Iran, Qasem Soleimani, di Irak.

Keputusan yang dibuat oleh Ali Alghasi-Mehr, Jaksa Agung Teheran, seperti dilaporkan kantor berita semi-resmi Fars pada Senin, 29 Juni 2020 kemarin. Qasem Soleimani, komandan Pasukan Quds, sayap elite di Garda Revolusi Iran, dibunuh oleh Amerika Serikat ketika berada di Baghdad, Irak, bulan Januari 2020 lalu.

Jaksa penuntut ibukota Iran, yaitu Teheran, Ali Alqasimehr, mengatakan, Donald Trump dan 35 orang lainnya mendapatkan tuduhan pembunuhan dan terorisme, dan Interpol diminta bantuannya untuk menahan mereka. Tetapi, Interpol telah menyatakan bahwa pihaknya tidak akan mempertimbangkan permintaan Iran tersebut.

Perwakilan khusus Amerika Serikat untuk Iran telah menyatakan surat perintah tersebut merupakan aksi propaganda yang tidak seorangpun menganggap serius. Jenderal Qasem Soleimani dibunuh, Iran tidak lagi mematuhi kesepakatan nuklir

“Akankah hal ini dapat memicu Perang Dunia III?”. Kematin atas pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani, Iran berjanji akan membalaskan, dan kota-kota di Amerika Serikat tingkatkan pengamanan.

Komandan pasukan elite Quds itu tewas dalam serangan pesawat tidak berawak di dekat Bandara Internasional Baghdad atas permintaan Presiden Donald Trump, yang mengatakan jenderal itu bertanggung jawab atas kematian ratusan tentara AS dan merencanakan serangan yang akan segera terjadi.

Iran akan membalaskannya dengan menembakkan rudal balistik ke pangkalan militer Irak yang menampung pasukan Amerika Serikat.

“Sekitar 36 orang telah diidentifikasi sehubungan dengan pembunuhan Qasem. Mereka mengawasi, menindaklanjutinya, dan memerintahkannya,” kata Alqasimehr.

“Mereka di antaranya adalah para pejabat politik dan militer Amerika Serikat dan juga negara-negara lain. Pengadilan juga sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan dan meminta Interpol mengeluarkan Red Notices (surat perintah penangkapan).”

Donald Trump berada di urutan teratas dalam daftar itu dan penangkapannya akan terus diupayakan, bahkan setelah masa kepresidenannya berakhir, tambah ucap jaksa penuntut.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Mohsen Baharvand, mengatakan pengadilan Iran akan segera mengeluarkan dakwaan bagi mereka yang bertanggung jawab atas serangan terhadap Jenderal Soleimani.

Dikatakan juga bahwa Iran berharap dapat mengidentifikasi siapa yang mengoperasikan pesawat tidak berawak yang menewaskan Qasem, menurut kantor berita Isna.

“Iran tidak akan menghentikan upayanya sampai orang-orang ini diadili,” katanya menyampaikan.

Perwakilan khusus Amerika Serikat, yaitu Brian Hook mengatakan “Penilaian kami adalah Interpol tidak melakukan intervensi dan mengeluarkan Red Notices yang didasarkan pada aspek politik”.

Red notice yang dikeluarkan Interpol adalah permintaan kepada penegak hukum di seluruh dunia untuk mencari dan menangkap sementara seseorang yang sedang menunggu ekstradisi, penyerahan, atau tindakan hukum serupa. Ini bukanlah surat perintah penangkapan internasional.

Hal ini adalah murni bersoal politik. Ini tidak ada hubungannya dengan keamanan nasional, perdamaian internasional atau mempromosikan stabilitas. Karena hal ini adalah aksi propaganda yang tidak seorangpun menganggapnya serius.

Interpol, yang berbasis di kota Lyon, Perancis ini kemudian mengatakan kepada BBC bahwa mereka tidak akan mempertimbangkan permintaan bantuan oleh negara Iran tersebut.

Menurut aturan yang telah ditetapkan, “dilarang keras bagi organisasi untuk melakukan intervensi atau kegiatan yang bersifat politik, militer, agama atau ras”, ungkapnya.

Para analis juga mengatakan penerbitan surat perintah penangkapan tidak lebih dari isyarat simbolis oleh Iran, tetapi hal ini mencerminkan adanya rasa permusuhan mendalam terhadap Presiden Donald Trump.

Misteri Adanya Sebuah Ledakan Besar di Iran

Citra satelit menunjukkan adanya sebuah ledakan dahsyat yang terjadi di kota Parchin, timur Teheran, Iran, yang berasal dari situs rudal di daerah pegunungan sebelah Timur atau terowongan bawah tanah. Di mana terowongan tersebut disinyalir merupakan sumber sebuah ledakan yang mengguncang ibu kota Iran. Parchin merupakan pangkalan militer Iran yang pada awal tahun 2000-an dilaporkan menjadi salah satu lokasi uji coba perangkat nuklir.

Beberapa jam setelah ledakan, juru bicara Kementerian Pertahanan Davood Abdi menyiarkan sebuah segmen kepada stasiun televisi pemerintah bahwa ledakan terjadi di fasilitas penyimpanan tabung gas di area publik dan bukan di pangkalan militer.

Dia mengklaim kobaran api telah dipadamkan dan tidak ada korban jiwa. Namun, dia tidak memberikan rincian penjelasan tentang penyebab ledakan besar tersebut.  “Rekan-rekan kami hadir di lapangan dan menyelidiki insiden itu dengan cermat,” kata Abdi (Juru Bicara Kementerian Pertahanan Iran Davood Abdi).

Abdi juga mengatakan situs itu sebagai “area publik”. Hanya saja adanya pertanyaan yang muncul, mengapa pejabat militer yang turun dan bukan petugas pemadam kebakaran sipil.

Namun, foto dari satelit Sentinel-2 Komisi Eropa menunjukkan bahwa lokasi ledakan tepat di area Pegunungan Alborz, timur Teheran. Para analis citra satelit meyakini ledakan itu berasal dari terowongan bawah tanah yang jadi lokasi produksi rudal. Ledakan itu diduga telah membakar ratusan meter semak belukar.

Stasiun televisi pemerintah Iran bergegas menyiarkan sebuah segmen dari apa yang digambarkan sebagai situs ledakan. Salah satu jurnalisnya yang berdiri di depan tabung gas yang tampak besar dan menghitam, meskipun kameranya tetap fokus dan tidak menunjukkan apa pun di sekitar lokasi.

Area penyimpanan gas yang berada di dekat para analis gambarkan sebagai fasilitas rudal Khojir Iran. Fabian Hinz, peneliti di James Martin Center for Nonproliferation Studies di Middlebury Institute of International Studies di Monterey, California, seperti dikutip Fox News, mengatakan ledakan itu tampaknya menghantam sebuah fasilitas untuk Grup Industri Shahid Bakeri yang membuat roket berbahan bakar padat pada hari ini Senin, 29 Juni 2020.

Pusat Studi Strategis dan Internasional yang berbasis di Washington mengidentifikasi Khojir sebagai situs banyak terowongan, yang beberapa di antaranya diduga digunakan untuksebagai perakitan senjata. Bangunan industri besar di lokasi yang terlihat dari foto-foto satelit juga menggambarkan kegiatan yang mirip perakitan rudal yang ada di sana.

Badan Intelijen Pertahanan (DIA) Amerika Serikat mengatakan Iran secara keseluruhan memiliki program fasilitas bawah tanah terbesar di Timur Tengah.  “Situs-situs tersebut mendukung sebagian besar segi kemampuan rudal balistik Teheran, termasuk kekuatan operasional dan pengembangan rudal dan program produksi,” kata DIA dalam laporan tahun 2019.

Para pejabat Iran sendiri juga mengidentifikasi situs itu berada di Parchin, rumah bagi pangkalan militer di mana Badan Energi Atom Internasional (IAEA) sebelumnya mengatakan mereka mencurigai Iran melakukan tes pemicu ledakan yang dapat digunakan pada senjata nuklir.

Iran telah lama membantah mencari senjata nuklir, meskipun IAEA sebelumnya mengatakan Iran telah melakukan pekerjaan dalam mendukung kemungkinan dimensi militer untuk program nuklirnya, yang sebagian besar dihentikan pada akhir tahun 2003 lalu.

Kekhawatiran Barat atas program atom Iran menyebabkan sanksi dan akhirnya berujung pada kesepakatan nuklir 2012 antara Teheran dengan negara-negara kekuatan dunia. Namun, AS di bawah Presiden Donald Trump secara sepihak menarik diri dari perjanjian itu pada bulan Mei 2018, yang mengarah pada konflik memanas antara kedua negara tersebut.

Tempat Bersejarah Iran Yang Terancam Jika Perang

Tempat Bersejarah Iran Yang Terancam Jika Perang – Konflik Iran dan Amerika yang semakin memanas pasti akan memicu peperangan. Pastinya ada beberapa tempat bersejarah di Iran yang di jaga di negara tersebut atau dilestarikan. Tempat-tempat bersejarah di negara tersebut pasti akan terancam hancur jika terjadi peperangan antara Amerika dan Iran nantinya.

List Tempat Bersejarah Iran Yang Terancam Jika Perang Terjadi

Tentunya Amerika Serikat tidak segan-segan dalam melancarkan serangan untuk melenyapkan tempat bersejarah di Iran yang sudah diakui oleh UNESCO. Nah, ada beberapa peninggalan sejaran di Iran yang akan terancam lenyap jika peperangan terjadi diantaranya adalah sebagai berikut.

Persepolis

Persepolis adalah salah satu situs warisan sejarah di Iran. Bangunan ini sudah ada sejak abad ke 6 sebelum masehi.  Persepolis seperti kota kuno dilengkapo teras tinggi, tangg raksasa, kuil, serta terdapat istana dari marmer. Adapun beberapa patung yang masih tersisa diantaranya adalah patung relief banteng, singa, serta ukiran warga kekaisaran yang multikultural.

Tempat Bersejarah Iran Yang Terancam Jika Perang

Masjid Shah Cheragh, Shiraz

Shah Cheragh yang artinya bercahaya adalah nama dari sebuah mesjid yang ada di Iran. Mesjid ini memang sangat Indah dan tentunya efek cahanya di dalam sangat lah bagus. Wisatawan yang datang ke Mesjid tersebut pasti akan merasakan betapa bagus interiornya.

Namun banyak pengunjung yang sering memainkan judi slot terbaru di situs judi slot online terpercaya setelah selesai berkunjung di Masjid Shah Cheragh. Itu pun setelah terdapat seorang player mesin slot online yang berhasil mendapatkan jackpot 888 dari main judi slot terbaik Indonesia. Langkah awal sebelum itu adalah diharuskan memproses daftar slot online terpercaya secara gratis dan tanpa biaya apapun.

Katedral Vank

Selama ini kita mengenal Iran sebagai negara Islam. Nah, negara tersebut juga mempunyai sejarah kristen yang cukup panjang terutama membahas hal yang berkaitan dengan armenia di barat lautnya. Katedral Vank adalah salah satu warisan sejarah yang diakui oleh UNESCO. Interior dari lukisan tambal sulam di dindingnya dengan warna emas membuat kesan yang sangat spesial.

Benteng Bam

Benteng ini sudah ada sejak abad ke 6 sebelum masehi dan menjadi salah bangunan dari batako terbesar di dunia. Bangunan tersebut berdiiri di lahan 44 ha dan hampir runtuh ketika terjadi gempa Bumi pada tahun 2006. Sampai saat upaya rekontruksi masih berjalan sampai sekarang.

BACA JUGA: http://www.iranaccess.com/pembunuh-berantai-asal-iran/

Makam Daniel

Bangunan yang sangat khas dengan adanya kerucut tersebut dipercayai adalah makam dari nabi agama Kristen yang bernama Daniel. Makam ini selain dijadikan sebagai tempat bersejarah juga menjadi tempat ziarah.

Itulah tempat bersejarah yang bakal terancam lenyap jika perang Iran dan Amerika Serikat Terjadi. Semoga saja dengan beberapa informasi yang sudah kami sampaikan ini akan membuat diri kamu mengenal situs bersejarah di Iran.

Mengenal Jenderal Top Iran Qassem Soleimani

Mengenal Jenderal Top Iran Qassem SoleimaniKetegangan antara Amerika dan Iran memang semakin memanas setelah Donald Trump memerintahkan pasukannya untuk membunuh Qassem Soleimani. Siapakah Qassem Soleimani? Untuk bisa lebih jelasnya maka kamu bisa menyimak informasi yang akan kami sampaikan pada artikel kali ini.

Mengenal Jenderal Top Iran Qassem Soleimani

Qassem Soleimani yang dilahirkan pada 11 Maret 1957 adalah Perwira Militer Senior Iran dalam Pasukan Pengawal Revolusi Islam. Pada 1998 dia menjadi pemimpin dari Quds yang merupakan divisi yang tugasnya menjalankan operasi ekstrateritorial dari Iran. Qassem juga merupakan tentara veteran perang Iran-Irak yang telah aktif dalam berbagai konflik di Timur tengah.

Pada tanggal 3 Januari 2020 Jenderal senior Iran tersebut dibunuh dengan serangan Drone di Bandara International Baghdad. Serangan ini adalah sebuah pembelasan dari Amerika karena adanya penyerangan ke kedutaan besar Amerika Serikat di Baghdad yang di duda merupakan aksi milisi yang didukung oleh Iran.

Masa Kecil Qassem Soleimani adalah dari keluarga petani Miskin. Dalam masa kecilnya dia banyak menggunakan waktunya untuk berkerja. Qassem berkerja pernah berkerja sebagai konstruksi dan perusahaan air. Di waktu luangnya Qassem suka mengangkat beban dan mendengarkan Khutbah.

Kariernya dimulai ketika dia bergabung dengan pengawal revolusi pada tahun 1979. Menurut kabar walaupun Qassem yang mejalani pelatihan militer yang minim dia bisa berhasil naik pangkat dengan cepat.

Pada 22 September 1980 Saddam Hussein meluncurkan invasi ke iran yang menyebabkan perang Irak-Iran. Pada masa tersebut Soleimani terjun ke medan perang. Berkat banyaknya prestasi dia menjadi pemimpin divisi Sarallah di usia 20-an tahun yang banyak ikut serta dalam operasi besar dan banyak ditempatkan di Front Selatan.

Pada 1998 Qassem dilantik sebagai komandan pasukan Quds. Bisa digambarkan peran Jenderal ini sangat besar di Timur Tengah tidak hanya itu dia juga adalah ahli strategi dan taktik militer.

Soleimani diakui memberikan strategi yang membantu Predsiden Bashar Al-Asshad dalam melawan pastukan pemberontak di beberapa kota. Jenderal tersebut juga sangat mempunyai peran yang besar saat Perang NIIS di Irak. Soleimani berperan besar pada saat menjalankan operasi merebut kembali kota Tikrit di Irak.

Banyaknya prestasi dari jenderal ini menjadikannya sangat disegani oleh Amerika dan dituduh sebagai teroris dan dibunuh. Nah, itulah beberapa informasi mengenao jenderal yang sangat kuat dan mempunyai peran di Iran. Semoga saja dengan hal yang sudah kami sampaikan bisa mengedukasi kamu yang masih penasaran dengan jenderal tersebut.

Kuliner Paling Enak Di Iran 2020

Jika membicarakan masalah kuliner maka tentunya lezat dan membuat diri kita ingin segera mencobanya. Banyak kuliner lezat di negara Iran yang harus kamu coba dengan perpaduan bumbu rempah-rempah. Membuat makanan aroma makanan semakin menggoda dan tentunya bisa membuat kamu kelaparan dan ingin segera mencicipinya.

Iran juga merupakan negara yang kental akan ajaran agamanya, sehingga disana sangat dilarang keras melakukan perbuatan negatif. Apa saja contoh dari kegiatan terlarang tersebut? Seperti Minum Alkohol, Taruhan Judi Slot Online, Merokok, dan lain sebagainya. Yuk langsung saja kita sambung lagi pada pokok pembahasan utama kita dibawah ini.

Kuliner Paling Enak Di Iran 2020

Kuliner Paling Enak Di Iran 2020

Untuk kamu yang suka dengan hidangan atau kuliner halal maka kuliner Irak sangatlah tepat untuk kamu. Ada beberapa kuliner halal yang wajib kamu coba ketika berada di Iran diantaranya adalah sebagai berikut :

Laboo

Makanan khas Iran yang bernama Laboo adalah kuliner yang sangat lezat bagi penduduknya. Makanan ini terbuat dari buah Bit. Bagi orang Indonesia mungkin sayuran berakar ini tidak menarik namun beda ceritanya di Iran. Menu kuliner dari Buah Bit yang disebut laboo ini sangat dicari dan disantap terutama pada musin dingin.

Baghali

Baghali adalah jenis makanan yang sangat enak dan terbuat dari kacang Fava. Kacang Fava diberikan cuka, bumbu goalpara, biji angelica yang dicampur dan ditumbuk. Cara makannya juga seperti makan kuaci di indonesia, dimana kamu harus mendapatkan bagian tengah dari kacang fava dan kulitnya di buang.

Ash Reshteh

Ash Reshteh adalah kuliner berbentuk sup. Di dalam sup ini kamu akan menemukan mie dilengkapi sayuran herbal dan kacang-kacangan. Di bagian atas dari sup ini diberikan daun mint, bawang merah goreng dan bawang putih. Makanan ini menjadi santapan wajib di saat musim dingin.

Jigar

Jigar merupakan makanan khas iran yang harus kamu coba. Jigar disajikan dari hati yang dipotong dan diberikan bumbu khas iran yang sangat menggoda lidah. Ini adalah sate iran yang bisa dibilang lezat. Biasanya Jigar dimakan bermaan dengan menggunakan roti.

Fesenjan

Makanan ini sering menjadi makanan wajib di masa bulan Ramadhan. Fesenjan memiliki citarasa tinggi. Pembuatan Fesenjan menggunakan kaldu kental yang berasal dari sirup delima dan kenari. Kadang makanan ini juga menggunakan kaldu ayam atupun bebek. Rasa makanan terasa asam manis.

Itulah beberapa makanan khas dari Iran yang wajib kamu coba ketika sedang melakukan perjalanan ke negara tersebut. Sangat banyak makanan kuliner halal. yang bisa kamu rasakan. Semoga saja informasi kuliner tahun 2020 di Iran ini bisa membuat diri kamu memenuhi list kuliner kamu.

Pembunuh Berantai Asal Iran

Iran tentunya dikenal sebagai negara konflik. Nah, di negara ini pun terdapat seorang pembunuh berantai yang bernama Mohammed bijeh. Mohammed Bijeh adalaj pria yang dilahirkan di 7 Februari 1982 dan dihukum mati dengan digantung pada 16 Maret 2005. Mohammed banyak melakukan tindak kriminal diantaranya memperkosa dan membunuh anak laki-laki dengan rentan usia 8-15 tahun.

Pembunuh Berantai Asal Iran Mohammed Bijeh

Pembunuh Berantai Asal Iran

Mohammed Bijeh merupakan seorang pembunuh berantai yang sangat sadis. Teheran menjadi mencekam akibat adanya pembunuh berantai ini bahkan dari banyaknya korban yang berjatuhan menjadikan kasus tersebut sebagai kasus kriminal terbesar di Iran selama 71 tahun.

Muhammad Basjee yang disapa Bijeh dilahirkan di keluarga yang sangat miskin. Bijeh mempunyai 6 saudara kandung dan 6 saudara tiri. Ibu kandung dari Bijeh sudah tiada sejak dia masih berumur 4 tahun karena menderita penyakit kanker.

Dalam kurun waktu yang setelah kematian dari Ibu kandungnya, Ayah kandung melangsungkan pernikahan. Bijeh memang tidak mengenal atau mengingat Ibunya namun mengatakan ayahnya adalah seorang Biadab.

Di masa kecilnya Bijeh hidup dalam kekerasan, dimana dia mendapatkan perlakukan sangat kasar dari ayah kandungnya. Bahkan semasa kecil Nijeh sempat ingin dibunuh ayahnya.

Awal mula Muhammed menjadi pembunuh berantai adalah karena dilecehkan pada usia 11 tahun di Khatunabad. Di daerah ini dia masih kecil dan mengalami pelecehan seksual dan mengakibatkan dirinya tumbuh menjadi seorang pembunuh berantai yang ingin balas dendam.

Dalam melakukan aksi kejahatannya di gurun Teheran Bijeh tidak sendiri karena mempunyai partner in crime yang mempunyai tugas untuk menculik. Partner dari Bijeh ini bernama Ali Baghi dimana dia akan menculik anak-anak yang masih kecil di gurun teheran. Berkat aksinya media di dunia menjuluki Bijeh sebagai Desert Vampire.

Akibat dari kasus yang dia lakukan ini akhirnya dia dijatuhi hukuman mati. Eksekusi dilakukan di 16 Maret 2005 Pakdsht Iran. Sebelum Bije dieksekusi semua warga dikumpulkan untuk melihat eksekusi dari pembunuh berantai ini. Menjelang eksekusinya dia harus menderita dengan 100 cambukan di punggungnya. Setelah sudah dicambuk akhirnya dia di eksekusi dengan hukuman gantung. Muhammed Bijeh digantung pada ketinggian 10 meter dan banyak yang bersorak “Mati Kau Bangsat” sorak sorai daro para penonton iran ketika Bije menggeliat menahan sesaknya bernafas pada saat digantung.

Alasan Lain Perang Amerika dan Iran

Selama yang kita tahu Amerika Serikat kini tengah mengibarkan bendera perang terhadap Republik Islam, Iran. Namun ternyata Amerika memiliki misi lain dibalik semua itu.

Misi lain dari Amerika untuk terus memerangi Iran diungkap oleh salah seorang mantan anggota Dewan Keamanan Nasional Amerika, Richard Goldberg.

Menurut Richard Goldberg, sebenarnya Amerika sama sekali tidak memiliki niat untuk menjajah atau bahkan menguasai Negara Republik Islam tersebut. Hanya saja Negara Iran sengaja untuk terus ditekan agar Amerika bisa mendapatkan tempat strategis pada wilayah Timur Tengah.

Ia mengatakan bahwa siapa yang ingin mengambil Iran, akan menjadikan Iran sebagai klien mereka dan menjadikannya pijakan untuk Amerika masuk lebih dalam ke Timur Tengah secara strategis melalui Iran. Hal ini disampaikan oleh Goldberg, sesuai dengan yang kami kutip dari VIVA Militer National Interest, Rabu 10 Juni 2020.

Menurut perwira di Cadangan Angkatan Laut AS itu, Amerika yang di bawah pimpinan Donald Trump sebenarnya terus menjaga Iran sebagai bagian strategi untuk dapat mengusir China dari Timur Tengah.

Trump berusaha untuk mengalihkan fokusnya ke pesaing besar, seperti Rusia dan juga China di bawah strategi keamanan nasional 2017, sebuah proses yang hanya dipercepat dengan pendemi virus Corona atau Covid-19 yang kini tengah melanda seluruh dunia. Pergeseran sumber daya menimbulkan pertanyaan tenyang masa depan juga kehadiran Amerika di TImur Tengah.

Namun Richard Goldberg yang turut mengawasi urusan nuklir Iran di Dewan Keamanan Nasional 2019 – 2020 mengatakan bahwa kampanye tekanan maksimum Trump terhadap Iran akan terus berlanjut sebagai bagian dari komperisi dunia dengan China.

Goldberg juga menambahkan kalau menekan Iran juga akan membantu pemerintah Biden potensial untuk bisa mereset kebijakan dan mendapatkan pengaruh yang maksimal dalam keterlibatannya sendiri, berpotensi, dengan Iran pada tahun depan.

Sekarang Goldber tengah menjabat sebagai seorang penasihat senior di Yayasan Pertahanan Demokrasi, yang menjadi tuan rumah seruan Senin untuk bisa membahas laporan PBB tentang kegiatan nuklir Iran.

Seorang rekan senior di Yayasan itu, Behnam Ben taleblu, menyarakankan menghadapi Iran dapat menjadi sebuah contoh bagi Rusia dan China pada masa yang akan mendatang. Terdapat elemen regional untuk persainan kekuatan besar. Musuh menyaksikan bagaimana Negara tersebut berurusan dengan musuh lainnya. Setidaknya itulah yang ia katakan.

Presiden amerika serikat Donald Trump telah melakukan kampanya tekanan maksimun dengan tujuan untuk memaksa pemerintah Iran untuk bisa mengubah kebijakan baik di dalam juga di uar negeri. Kampanye ini difokuskan pada tekanan ekonomi.

Bahkan bukan hanya sampai situ saja, Amerika juga tega membunuh Komandan Pasukan Quds, Mayor Jenderal Qassam Soleimani. Hal ini menyebabkan pertempuran singkat dengan Iran pada Desember 2019 dan Januari 2020.

Meski bagaimana pun juga, Iran tetap menantang dan juga meningkatkan penelitian nuklirnya melewati batas yang telah ditentukan di dalam kesepakatan 2015 dengan 6 kekuatan dunia. Amerika serikat pada awalnya merupakan bagian dari kesepakatan tersebut, namun mereka mundur saat awal kampanye tekanan maksimum.

Goldberg mengatakan kalau fokus intens administrasi Trump akan mencakup tekanan maksimum yang berkelanjutan juga membawa pelanggaran nuklir Iran ke Dewan Keamanan PBB.

Pemerintahan Trump mencoba untuk mengaktifkan mekanisme snapback PBB yang mengembalikan sanksi internasional dengan Ira yang telah dicabut berdasarkan dengan kesepakatan 2015.

Rusia , China, juga Negara – Negara Eropa semua menolak snapback dalam hal yang keras. Meski Amerika Serikat memiliki pendapat kalau itu tidak memerlukan persetujuan Negara lain jika berlandaskan ketentuan kesepakatan 2015.

Goldberg juga mengklaim kalau laporan PBB pada pecan lalu, yang mengatakan keprihatinan serius mengenai kurangnya transparansi Iran, akan menempatkan Negara – Negara di Eropa dalam suasana yang kontemplatif.

Kuliner Paling Populer di Iran

Bercerita tentang Iran, tentunya tidak lengkap jika tidak menjajaki tentang kuliner yang terdapat didalamnya. Ada banyak sekali jenis kuliner populer yang terdapat di Iran, yang sangat disayangkan, tidak anda coba, saat sedang berlabuh di Iran.

Pada era ini Iran banyak disebut kedalam berita media Internasional. Pasalnya negara ini sangat kaya akan minyak, yang saat ini sedang berkonflik dengan AS.  Terlepas dari konflik tersebut dikenal bersama kekayaan kuliner tradisonalnya.

Iran juga dikenal dengan negara yang mempunyai beraneka ragam budaya, sejarah menarik untuk dipelajari, bangunan besejarah, dan juga kuliner yang lezat. Perlu anda ketahui juga, Kuliner Iran dipengaruhi oleh sejarah dan kebudayaan yang panjang sejak zaman kekaisaran Persia. Tentu masakannya banyak gunakan buah-buahan dan juga rempah yg miliki ciri khas tersendiri.

Apa saja ya, Kuliner Paling Populer di Iran yang banyak dikenal banyak orang? Silahkan simak ulasannya, yang sudah rangkum dibagian bawah ini.

Kuliner Paling Populer di Iran

Kuliner Paling Populer di Iran

1. Chelo Kebab : Salah satu kuliner yang sering ditemui saat anda berkunjung di Iran ialah Kebab. Namun kebab disini disajika dengan chelo, nasi khas dari Iran. Kebab yang berisi daging panggang.

2.  Bademjan : Bukan hanya orang di Indonesia, yang doyan makan terong, akan tetapi orang Iran juga sama loh sobat! Hidangan ini Bademjan terbuat dari terong, daging domba, bawang dan bumbu khususnya. Tentunya Bademjan ini dimasak menggunakan teknik yang slow cooking, agar saus yang dimasak dapat menjadi kental, serta apabila sudah matang, paling cocok untuk disantap bersama nasi.

3. Zereshk Polo : Selanjutnya, terdapat Zereshk Polo ini atau nasi yang masak bersama dengan mentega lalu dicampurkan dengan kunyit, cranberry, jelas dari sebuah laman Unicorns In The Kitchen.

Pada akhirnya rasa nasi akan terasa asam. Tapi, tentunya itu sebab orang Iran suka makanan yang asem. Sebagai sumber protein, nasi ini akan dimakan bersama daging ayam.

4. Tahdig : Apabila di Indonesia punya kuliner yang dinamakan dengan Kerak Telur, maka di Iran punya Tahdig. Sebetulnya ini ialah nasi bersama bumbu yang teristimewa tapi disajikan hanya pada bagian bawah saja pada umunya.

Kerak tersebut tercipta, dikarenakan beras yang dimasak terpapar secara langsung pada kuali yang panas. Nasi tersebut, menggunakan beras basmati dan dibumbukan degnan safron serta yogurt. Kuliner tersebut sangat unik bukan?

5. Sabzi Khordan : Apabila kalian binggung ini hidangan apa, serta proses untuk menyantapnya? Pada dasarnya hidangan ini terdiri dari roti datar, keju kacang, kenari, lobak, basil, cilantro serta daun mint.

Untuk proses memakannya ialah, bersama menyobek roti, lalu di-isikan  bagian tengahnya dengan keju dan bahan-bahan lainnya. Terus langsung lahap deh, tentunya anda bisa bayangkan bagaimanakah rasanya?

Daftar Tempat Cocok di Iran Buat Liburan Anda

Tempat wisata memang dijadikan objek liburan bagi sebagian orang, bertujuan untuk mencari hiburan dan menenangkan diri sementara dari pekerjaan. Atau bisa dikatakan liburan ini tentunya untuk membuang rasa bosan kita dari pekerjaan dan merilekskan pikiran dari beban yang dipikul.

Kegiatan berlibur bida diawali dengan memainkan permainan judi bola sbobet. Hanya dengan daftar SBOBET saja maka kamu akan mendapatkan akun baru untuk memulai permainan kamu serta uang yang banyak. Segera saja daftarkan diri kamu dan memainkan permainan taruhan untuk mendapatkan budget liburan ke Iran.

Tentu bagi anda yang binggung  mencari tempat liburan untuk saat ini, maka saya bisa memberikan solusinya buat anda,  dapat mengunjungi negara Iran yang didalamnya terdapat banyak sekali tempat-tempat wisata terkenal yang sangat menarik untuk dikunjungi saat ini. Berikut ini saya akan menjabarkan beberapa tempat liburan di Iran yang cocok untuk para wisatawan kunjungi dan jadikan target liburan selanjutnya, enjoy guys.

Daftar Tempat Cocok di Iran Buat Liburan Anda

Memang Iran sampai sekarang menyimpan banyak sekali tempat wisata yang sangat luar biasa indahnya dan membuat para calon pengunjung tidak sabar, untuk mengunjungi. Lantas ada apa saja tempat menarik di Iran yang cocok jadi tempat liburan kalian semua, untuk itu anda bisa langsung saja mengikuti beberapa pembahasanya.

Daftar Tempat Cocok di Iran Buat Liburan Anda

  • Seribu Taman di Kota Teheran : Sebagai salah satu kota yang sangat menawan di negara Iran, Teheran juga merupakan ibukota dari Iran dijuluki sebagai kota Seribu Taman, dikarenakan sangat banyak taman indah.
  • Istana Golestan Teheran : Mas berada di kota Taheran bagi kalian yg sukai sejarah, tentunya sangat cocok untuk mengunjungi d istama masa kejayaan dinasti QaJar yang satu ini. Istanam tersebut didirikan pada tahun 1524 silam, yang juga dikelilingi benteng, serta dilengkapi kolam yang indah. Untuk arsitektur bangunan sangat elegan dan megah bersama gaya timur tengah abad ke-19. Sudah beberapa kali mengalami renovasi, bersama perpaduan dekorasi Victori Eropa, tentunya tetap pertahankan sejarah masa lampau.
  • Wisata Kuliner Vakil Bazaar : Bagi anda yang merupakan pecinta kuliner khas timur, sangat cocok untuk kunjungi wisata kuliner  yang berada di Iran ini, yakni Vakil Bazaar, disana terdapat beberapa makana menarik seperti Kebab yang memang merupakan makanan khas Iran, serta terdapat Faloodeh yang wajib dicoba, terbuat dari bihun beku yang diberi kuah sirup Shiraza.

Kasus Corona di Iran Menurun Secara Signifikan

Tahukah anda di awal-awal pandemic virus corona ini Iran adalah salah satu negara yang menjadi urutan tertinggi, dan di akhir bulan maret ternyata Negara Iran sudah tidak lagi menjadi 3 besar.

Ternyata ada beberapa cara atau metode terbaik yang di gunakan negara Iran untuk mengakhiri masa pandemic virus corona. Iran sudah berhasil menyembuhkan sebanyak 59.273 Sembuh dari 83.505 kasus yang telah diperoleh. Banyak pasien sembuh di Irak juga terjadi di Indonesia. Selama masa pandemi Corona para penduduk Indonesia mencari pendapatan secara online dari rumah di situs judi bola. Dari memainkan permainan taruhan di situs judi bola resmi di dunia maya mereka bisa mendapatkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhannya.

Jadi sebentar lagi saya akan membahas beberapa metode / teknik yang digunakan oleh Iran untuk mengalahkan virus corona di negaranya. tanpa terlalu banyak basi langsung saja kita masuk ke dalam topiknya.

Kasus Corona di Iran Menurun Secara Signifikan

Langkah pertama yang diambil oleh pemerintahan di Iran ialah dengan meliburkan sekolah dan bahkan di negara ini memberlakukan E-learning untuk universitas.

Iran juga telah menyiapkan beberapa rumah sakit dan juga ambulans khusus untuk korban kasus virus corona, pemerintah Iran sampai saat ini sudah menyediakan lebih dari 18 rumah sakit khusus dan juga 50 ambulans khusus untuk para ODP Corona.

Lebih kerennya lagi ternyata Negara Iran mampu membangun sebuah pabrik untuk memproduksi Masker & Gel Disenfektan dalam hitungan hari. Bahkan lebih mantapnya lagi pembuatan masker & Disenfektak di kerjakan langsung oleh militer / tentara, dan per shiftnya Iran mampu memproduksi 300 ribu masker dan 35.000 disenfektan. Dengan begini Pemerintah Iran mampu mengendalikan harga masker / disenfektan yang banyak di salah pergunakan oleh orang indonesia untuk mencari keuntungan besar.

Dan pelajar dan mahasiswa di Iran di minta untuk sering melakukan pengecheckan secara rutin di area umum. Dengan begini pemerintah tahu siapa saja yang ternyata ODP Corona.

Juga Pemerintah benar-benar akan menindak tegas bagi mereka yang menyebarkan berita hoaks, bagi mereka yang terkangkap akan bersiap-siap masuk ke dalam sel liang penjara dan mendapatkan hukuman seberat-beratnya.

Bahkan Iran juga sudah menyiapkan program vaksin dan obat gratis, bahkan paling kerennya itu Iran melakukan pengecheckan vaksin dan obat gratis dari rumah ke rumah. Jadi sudah pastinya akan merata ya guys.

Jadi begitulah hal yang dilakukan oleh pemerintah iran untuk menangani Kasus Corona di Iran Menurun Secara Signifikan.