Skip to content

Pembunuh Berantai Asal Iran

Written by

Maide

Iran tentunya dikenal sebagai negara konflik. Nah, di negara ini pun terdapat seorang pembunuh berantai yang bernama Mohammed bijeh. Mohammed Bijeh adalaj pria yang dilahirkan di 7 Februari 1982 dan dihukum mati dengan digantung pada 16 Maret 2005. Mohammed banyak melakukan tindak kriminal diantaranya memperkosa dan membunuh anak laki-laki dengan rentan usia 8-15 tahun.

Pembunuh Berantai Asal Iran Mohammed Bijeh

Pembunuh Berantai Asal Iran

Mohammed Bijeh merupakan seorang pembunuh berantai yang sangat sadis. Teheran menjadi mencekam akibat adanya pembunuh berantai ini bahkan dari banyaknya korban yang berjatuhan menjadikan kasus tersebut sebagai kasus kriminal terbesar di Iran selama 71 tahun.

Muhammad Basjee yang disapa Bijeh dilahirkan di keluarga yang sangat miskin. Bijeh mempunyai 6 saudara kandung dan 6 saudara tiri. Ibu kandung dari Bijeh sudah tiada sejak dia masih berumur 4 tahun karena menderita penyakit kanker.

Dalam kurun waktu yang setelah kematian dari Ibu kandungnya, Ayah kandung melangsungkan pernikahan. Bijeh memang tidak mengenal atau mengingat Ibunya namun mengatakan ayahnya adalah seorang Biadab.

Di masa kecilnya Bijeh hidup dalam kekerasan, dimana dia mendapatkan perlakukan sangat kasar dari ayah kandungnya. Bahkan semasa kecil Nijeh sempat ingin dibunuh ayahnya.

Awal mula Muhammed menjadi pembunuh berantai adalah karena dilecehkan pada usia 11 tahun di Khatunabad. Di daerah ini dia masih kecil dan mengalami pelecehan seksual dan mengakibatkan dirinya tumbuh menjadi seorang pembunuh berantai yang ingin balas dendam.

Dalam melakukan aksi kejahatannya di gurun Teheran Bijeh tidak sendiri karena mempunyai partner in crime yang mempunyai tugas untuk menculik. Partner dari Bijeh ini bernama Ali Baghi dimana dia akan menculik anak-anak yang masih kecil di gurun teheran. Berkat aksinya media di dunia menjuluki Bijeh sebagai Desert Vampire.

Akibat dari kasus yang dia lakukan ini akhirnya dia dijatuhi hukuman mati. Eksekusi dilakukan di 16 Maret 2005 Pakdsht Iran. Sebelum Bije dieksekusi semua warga dikumpulkan untuk melihat eksekusi dari pembunuh berantai ini. Menjelang eksekusinya dia harus menderita dengan 100 cambukan di punggungnya. Setelah sudah dicambuk akhirnya dia di eksekusi dengan hukuman gantung. Muhammed Bijeh digantung pada ketinggian 10 meter dan banyak yang bersorak “Mati Kau Bangsat” sorak sorai daro para penonton iran ketika Bije menggeliat menahan sesaknya bernafas pada saat digantung.

Previous article

Alasan Lain Perang Amerika dan Iran

Next article

Kuliner Paling Enak Di Iran 2020

Join the discussion

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *