Skip to content

Pertama Kalinya, Iran Meluncurkan Rudal di Bawah Tanah!

Written by

author

Pada 29 Juli 2020, negara Iran menembakkan rudal balistik dari bawah tanah untuk pertama kalinya, kata Jenderal Amir Ali Hajizadeh (Kepala Divisi Kedirgantaraan Guard). Di mana dirinya juga mengatakan di dalam tayangan televisi pemerintah bahwa pertama kalinya Garda melakukan hal tersebut, meski pasukan para militer diketahui memiliki pangkalan bawah tanah yang luas untuk dapat menyembunyikan persenjataan rudal balistik. Secara terpisah, drone rudal juga menargetkan jembatan kapal induk palsu. Sayangnya siaran ini tidak menampilkn rekaman peluncuran atau serangan rudal, jug tidak mengidentifikasi jenis rudal yang digunkana dalam sebuah latihan.

Senjata tersebut ditembakkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) selama hari terakhir latihan militer di dekat perairan Teluk yang sensitif. Sebuah video yang di upload secara online oleh kantor berita yang berkaitan dengan stasiun televisi pemerintah negara Iran yang menunjukkan adanya awan debu membumbung dari dalam tanah sebelum rudal melesat hingga ke langit.

IRGC juga mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa manuver rudal dari bawah tanah ini merupakan yang pertama kalinya di dunia.

“Peluncuran rudal balistik yang sukses dari kedalaman Bumi dengan cara yang sepenuhnya disamarkan sebagai prestasi penting yang dapat menimbulkan tantangan serius bagi organisasi intelijen musuh,” kata IRGC Iran dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Al Jazeera, hari ini Kamis, 30 Juli 2020.

IRGC juga mengatakan bahwa mereka juga meluncurkan bom dari jet tempur Sukhoi Su-22 untuk menargetkan posisi yang telah ditentukan di Pulau Bani Farur di perairan teritorial Iran.

“Peluncuran ini dilakukan tanpa platform dan peralatan biasa,” kata kepala dirgantara IRGC Brigadir Jenderal Amirali Hajizadeh di stasiun televisi pemerintah.

“Rudal yang terkubur tiba-tiba merobek tanah dan mengenai sasarannya dengan tepat,” ucapnya, “Ini terjadi untuk pertama kalinya di dunia.”

Peluncuran misil bawah tanah ini terjadi sehari setelah IRGC meledakkan replika kapal induk negara Amerika Serikat (AS) dengan rudal di dekat Selat Hormuz, sebuah jalur pelayaran vital untuk seperlima dari produksi minyak dunia.

Latihan militer terjadi pada saat ketegangan antara Teheran dan Washington memanas.

Militer Amerika Serikat juga mengatakan manuver itu menyebabkan Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar dan Al Dhafra di Uni Emirat Arab yang keduanya digunakan pasukan Amerika Serikat siaga tinggi. Militer Amerika juga telah mengatakan peluncuran rudal Teheran tidak bertanggung jawab.

Ada konfrontasi berkala di Teluk dalam beberapa tahun terakhir antara IRGC dan militer AS. Militer Washington menuduh Angkatan Laut Iran mengirim kapal-kapal serangan cepat untuk mengganggu kapal perang Amerika ketika mereka melewati Selat Hormuz.

Dua negara yang jadi musuh bebuyutan itu hampir dua kali berperang langsung sejak bulan Juni 2019, ketika Iran menembak jatuh pesawat tak berawak Amerik Serikat di Teluk. Permusuhan mereka semakin dalam setelah jenderal paling terkenal Iran, Qassem Soleimani, tewas dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat di dekat bandara Baghdad pada bulan Januari lalu.

Teheran, yang menentang kehadiran Amerika Serikat dan Angkatan Laut Barat lainnya di Teluk, mengadakan latihan perang Angkatan Laut tahunan secara bertahap di jalur perairan strategis, saluran bagi sekitar 30 persen dari semua minyak mentah dan produk minyak lainnya yang diperdagangkan melalui laut.

Tembakan rudal balistik yang terdeteksi dari latihan tersebut juga mengakibatkan pasukan Amerika yang disiagakan di Pangkalan Udara Al-Dhafra di Abu Dhabi di Uni Emirat Arab dan Pangkalan Udara Al-Udeid, markas depan Komando Pusat militer AS di Qatar. Di mana tentara mencari perlindungan selama jangka waktu tersebut.

Previous article

Iran Pindahkan Kapal Induk AS Turun ke Selat Hormuz

Next article

Kasus Corona Virus di Negara Iran Sungguh Mengerikan

Join the discussion

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *